Bayar Tagihan PDAM Kini Bisa Lewat Aplikasi PKP Smart
- account_circle percepatan
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak






info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PANGKAL PINANG — Kabar baik untuk warga Pangkal Pinang. Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkal Pinang kembali mengembangkan pusat layanan digital “PKP Smart”-nya sebagai alternatif bagi masyarakat untuk memudahkan masyarakat melakukan pembayaran melalui satu genggaman.
Masyarakat sudah bisa melakukan pembayaran tagihan air cukup melalui aplikasi tersebut, setelah Pemkot menjalin kerja sama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI). Kerja sama ini memfasilitasi integrasi sistem pembayaran PDAM Tirta Pinang dengan melalui aplikasi PKP SMART.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dan perjanjian kerja sama (PKS) antara PDAM Tirta Pinang dan BSI, di Smart Room Centre Lantai 2 Kantor Wali Kota Pangkal Pinang, Selasa (27/10/2026).
Wali Kota Prof. Saparudin Masyarif mengatakan, kerja sama ini merupakan upaya memperluas pilihan pembayaran bagi masyarakat. Sebelumnya, sistem pembayaran PDAM telah terintegrasi dengan salah satu bank.
Melalui integrasi dengan BSI, pelanggan nantinya dapat memilih kanal pembayaran sesuai dengan layanan perbankan yang digunakan.
“Intinya adalah memberikan pilihan bagi masyarakat. Ada yang terbiasa menggunakan BSI atau bank lain. Kita kerja samakan dengan BSI, sehingga masyarakat yang punya rekening di BSI bisa melakukan pembayaran melalui BSI,” kata Saparudin usai kegiatan.
Ia menjelaskan, pada tahap awal integrasi pembayaran melalui BSI difokuskan pada layanan PDAM Tirta Pinang. Namun, Pemkot Pangkal Pinang membuka peluang untuk memperluas kerja sama serupa dengan perbankan lain maupun mengembangkan integrasi ke layanan lainnya.
“BSI kan bank syariah, bank umum. Nanti pilihannya ada bank syariah juga. Supaya masyarakat punya pilihan, ada yang mau ke umum, ada yang mau ke syariah. Nanti bank-bank yang lain juga kita ajak kerja sama,” ujarnya.
Sementara itu, Branch Manager BSI Cabang Pangkal Pinang Firmansyah, menyambut baik kolaborasi tersebut. Menurutnya, integrasi sistem pembayaran ini dapat memperluas pemanfaatan layanan perbankan syariah, sekaligus memberikan alternatif bagi masyarakat dalam bertransaksi secara digital.
“Tujuan utamanya untuk penguatan ekonomi syariah ke depannya. Masyarakat juga dapat diberikan pilihan, tidak hanya di konvensional, tetapi mereka yang terbiasa menggunakan bank syariah bisa memanfaatkan digitalisasi ini,” katanya.
Penulis: Eka
Editor: Dedy
- Penulis: percepatan






Saat ini belum ada komentar