Pengusaha Ekraf Didorong Tingkatkan Daya Saing Melalui Teknologi Digital
- account_circle percepatan
- calendar_month 0 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak





info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PANGKALPINANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkal Pinang menyambut positif pelatihan digital bertajuk “Waktunya Start Jadi Genmatic” (Generasi Melek Teknologi), yang digelar Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf)/Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) RI, di Swiss-Belhotel Pangkalpinang, Selasa (27/10/2026).
Wali Kota Prof. Saparudin mendorong pengusaha ekonomi kreatif (Ekraf) untuk memaksimalkan pelatihan yang berkolaborasi dengan TikTok Shop by Tokopedia. Hal ini berguna untuk memperluas usaha dan meningkatkan saya saing, dengan memanfaatkan perkembangan teknologi digital.
“Atas nama Pemerintah Kota Pangkalpinang kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kementerian Ekonomi Kreatif. Kegiatan ini betul-betul dipersembahkan untuk masyarakat Bangka Belitung, khususnya Kota Pangkal Pinang,” ujar Saparudin.
Menurut Saparudin, pemahaman terhadap teknologi harus dibarengi dengan tindakan nyata. Ilmu yang diperoleh dari para narasumber perlu dipraktikkan agar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Tentu saja tidak terbatas dengan pengetahuan dan pemahaman. Semua yang kita peroleh nantinya harus dimaknai dan diimplementasikan di dalam kegiatan sehari-hari,” katanya.
Untuk menunjukkan bahwa teknologi dapat dimanfaatkan secara efektif, Saparudin menyinggung konsentrasi Pemkot Pangkal Pinang dalam mengembangkan aplikasi layanan terintegrasi, atau Super App.
“Super App itu sudah kita launching satu bulan yang lalu. Bikinnya cuma tiga bulan dan yang bikin anak-anak di Kominfo, tidak ada yang pihak ketiga. Sekarang sudah terdaftar di App Store maupun Play Store, dan sudah bisa dimanfaatkan oleh pemerintah maupun warga Kota Pangkal Pinang,” tuturnya.
Ia menegaskan, kreativitas tidak harus selalu dimulai dari sesuatu yang besar. Perubahan sederhana dalam kehidupan sehari-hari pun dapat menjadi bentuk inovasi selama mampu menghadirkan manfaat dan meningkatkan kualitas suatu kegiatan.
“Hari-hari harus berkreasi, hari-hari harus punya inovasi. Teman-teman yang di ekonomi kreatif, kuncinya yaitu berkreasi dan berinovasi,” pungkasnya.
Penulis: Seftia
Editor: Dedy
- Penulis: percepatan






Saat ini belum ada komentar