Program Kota Tanpa Kumuh Mulai Direalisasikan di Kota Pangkalpinang, Molen Ingin Jadi Indikator Daerah lain
- account_circle DISKOMINFOPKP
- calendar_month Sabtu, 24 Des 2022
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PANGKALPINANG, DISKOMINFO — Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) serah terima kegiatan Infrastruktur Livelihood Berbasis Kawasan (ILBK) tempat pengolahan sampah Reduce-Reuse-Recyle (TPS 3R), Jumat (23/12/2022). Kegiatan tersebut sekaligus peresmian gedung TPS 3R program kota tanpa kumuh (Kotaku) di Kelurahan Selindung, Kecamatan Gabek, Kota Pangkalpinang.
Lewat pembangunan ini, diharapkan Molen, bisa menjadi indikator bagi daerah lain.
“Ada prospek dari pembangunan ini, program ini akan membentuk kawasan baru. Ini bisa jadi contoh untuk daerah lain,” ujar Molen.
Ia mengatakan, pihaknya akan selalu siap membantu melengkapi sarana dan prasarana seperti jalan, agar fungsi dari pembangunan ini berjalan optimal.
“Kami pemerintah siap bantu melengkapi segala sarana dan prasarananya seperti jalan dan sebagainya, kita harapkan dengan begitu warga sini atau bapak ibu bisa menambah penghasilan,” tutur Molen.
Ungkap Mole, nanti pihaknya akan membuat sebuah regulasi untuk resto dan hotel yang ada di Kota Pangkalpinang untuk wajib memindahkan atau memilah sampahnya, jika tidak akan dikenakan sanksi tutup operasi selama 1 minggu.
βKita harus berpikir inovasi, harus punya visi dan misi, supaya Kota Pangkalpinang kita tercinta ini bersih dan rapi,” pungkas Molen.
Diketahui sebelumnya, Pemkot Pangkalpinang sudha menjalin kerja sama dengan PT PLN untuk merubah sampah menjadi Bahan Bakar Jumputan Padat (BBJP) plant TPA Parit Enam diresmikan, ini nantinya digunakan untuk bahan bakar listrik serta pendukung pengganti batu bara. (Coy/Diskomimfo)
- Penulis: DISKOMINFOPKP






Saat ini belum ada komentar