Update
light_mode
Trending Tags

Pj Ketua TP PKK Pangkalpinang Kampanyekan Pemenuhan Gizi Keluarga, Dorong Konsumsi Pangan Lokal B2SA

  • account_circle DISKOMINFOPKP
  • calendar_month Selasa, 12 Nov 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

WhatsApp Image 2024-11-12 at 1.10.29 PM
previous arrow
next arrow
WhatsApp Image 2024-11-12 at 1.10.29 PM
WhatsApp Image 2024-11-12 at 1.10.28 PM (2)
WhatsApp Image 2024-11-12 at 1.10.28 PM (1)
WhatsApp Image 2024-11-12 at 1.10.28 PM
previous arrow
next arrow

PANGKALPINANG, DISKOMINFO – Pj Ketua TP PKK Kota Pangkalpinang, Yuniar Putia Rahma membuka pelatihan Perhitungan Porsi Meter dan Bahan Penukar dengan Konsep B2SA yang diselenggarakan oleh Dinas Pangan dan Pertanian Kota Pangkalpinang di ruang pertemuan kantor setempat, Selasa (12/11/2024).

Pelatihan diikuti sebanyak 50 peserta yang merupakan kader-kader PKK kelurahan dan kecamatan.

Yuniar mengatakan, kegiatan ini dapat menambah wawasan dan ilmu para kader agar terus memperbarui cara mengolah makanan dengan bahan pangan lokal supaya beragam.

“Supaya pemenuhan gizi keluarga bisa terpenuhi dengan baik. Kalau mau menyiapkan makanan tenth harus diperhitungkan takarannya, ” ujar Yuniar.

Dia menuturkan, PKK sebagai garda terdepan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat sehingga ilmu tentang porsi meter ini dapat dibagikan di lingkungannya. Yuniar menyebut, melalui pelatihan ini dapat mengetahui cara mengolah bahan makanan untuk menjadi pangan yang mempunyai asupan bergizi dan berimbang.

Yuniar mengatakan, pelatihan ini juga menjadi wujud komitmen Pemkot Pangkalpinang dalam mencegah stunting, dengan memberi pemahaman ke masyarakat terkait pemenuhan gizi. Penanganan stunting, kata dia, dapat dicegah sejak menjadi calon ibu atau masa kehamilan. Dengan memberikan pemahaman tentang pemenuhan gizi seimbang.

“Stunting tidak bisa intervensi ke anak-anak saja, tapi ke ibu-ibu sebagai calon ibu hamil bisa diperhatikan pemenuhan gizinya. Semuanya satu sistem, satu siklus, ” ucap Yuniar.

Penulis: Ira/Eka
Editor: Ira/Dedy

  • Penulis: DISKOMINFOPKP

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Artikel Lainnya

  • Pemkot Pangkalpinang Bagikan 11,89 Ton Beras di Kecamatan Gerunggang

    Pemkot Pangkalpinang Bagikan 11,89 Ton Beras di Kecamatan Gerunggang

    • calendar_month Senin, 18 Sep 2023
    • account_circle DISKOMINFOPKP
    • 0Komentar

    PANGKALPINANG, DISKOMINFO- Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui Dinas Pangan dan Pertanian menyalurkan 11,89 ton beras cadangan pangan kepada 1189 Kepala Keluarga penerima manfaat di Kecamatan Gerunggang, Senin (18/9/2023). Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil. Rencananya, bantuan akan didistribusikan selama tiga hari ke depan, untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat di Kota Pangkalpinang. Molen […]

  • Pemkot Pangkalpinang Serahkan Dana Hibah ke KPU dan Bawaslu

    Pemkot Pangkalpinang Serahkan Dana Hibah ke KPU dan Bawaslu

    • calendar_month Selasa, 12 Sep 2023
    • account_circle DISKOMINFOPKP
    • 0Komentar

    PANGKALPINANG, DISKOMINFO – Pemerintah Kota Pangkalpinang bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pangkalpinang dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Pangkalpinang telah menyepakati penyerahan dana hibah mendukung penyelenggaraan pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) serentak tahun 2024. Kesepakatan ditandai dengan penandatanganan berita acara bersama yang dilakukan langsung oleh Wali Kota Pangkalpinang, Ketua KPU, dan Ketua Bawaslu Kota […]

  • Dodol Nanas Tuatunu Rambah Pasar Nasional

    Dodol Nanas Tuatunu Rambah Pasar Nasional

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle DISKOMINFOPKP
    • 0Komentar

    PANGKALPINANG, DISKOMINFO – Wali Kota Pangkalpinang Prof. Saparudin, meluncurkan produk olahan dodol nanas asal Kelurahan Tuatunu, sekaligus melepas pengiriman perdana sebanyak setengah ton ke Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (26/6/2026). Peluncuran yang dilakukan bersama Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Ade Agustina tersebut, menjadi langkah awal memperluas pemasaran produk […]

  • Kolaborasi Hexahelix Perkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif Pangkalpinang 2026

    Kolaborasi Hexahelix Perkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif Pangkalpinang 2026

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle DISKOMINFOPKP
    • 0Komentar

    PANGKALPINANG, DISKOMINFO – Dinas Pariwisata Kota Pangkalpinang melalui Bidang Ekonomi Kreatif menggelar forum koordinasi dan diskusi lintas sektor dengan melibatkan jajaran pemerintah, pelaku usaha, akademisi, komunitas hingga media di McD Pangkalpinang, Kamis (12/2/2026). Kegiatan ini menjadi ruang kolaboratif untuk merumuskan arah pengembangan ekonomi kreatif (ekraf) sekaligus memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi […]

  • Wawako Pangkalpinang Ajak Seluruh Elemen Gotong Royong Penuhi Kebutuhan Darah Bagi Masyarakat

    Wawako Pangkalpinang Ajak Seluruh Elemen Gotong Royong Penuhi Kebutuhan Darah Bagi Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2021
    • account_circle DISKOMINFOPKP
    • 0Komentar

    PANGKALPINANG, DISKOMINFO – Wakil Wali Kota Pangkalpinang sekaligus Ketua PMI Kota Pangkalpinang, Muhammad Sopian turut mendampingi Wakil Gubernur Bangka Belitung meresmikan hadiri gedung Unit Donor Darah PMI Kota Pangkalpinang, Kamis (25/11/2021). Sopian mengapresiasi OPD maupun stakeholder yang telah membantu kegiatan PMI dalam memberikan pelayanan darah kepada masyarakat. “Dengan terbangunnya gedung Unit Donor Darah, harapan kami […]

  • Pemkot Pangkal Pinang Targetkan Mobil Posyandu, Menjangkau Masyarakat Lebih Dinamis photo_camera 5

    Pemkot Pangkal Pinang Targetkan Mobil Posyandu, Menjangkau Masyarakat Lebih Dinamis

    • calendar_month Selasa, 27 Okt 2026
    • account_circle percepatan
    • 0Komentar

    PANGKAL PINANG – Kota Pangkal Pinang saat ini memiliki 119 Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu). Tantangannya, sebagian dari pelayanan kesehatan berbasis masyarakat itu belum memiliki tempat pelayanan yang memadai.   Beberapa posyandu ada yang masih menumpang di rumah warga, bahkan terpaksa menggunakan tenda. Persoalan tersebut menjadi perhatian khusus Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkal Pinang, di tengah tingginya […]

expand_less