Pemkot Pangkalpinang Teguhkan Nilai Pancasila dengan Semangat Persatuan
- account_circle DISKOMINFOPKP
- calendar_month 14 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PANGKALPINANG, DISKOMINFO – Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Juni, menjadi momentum bagi rakyat Indonesia, khususnya Pangkalpinang untuk meneguhkan kembali semangat persatuan, dan pengamalan nilai kebangsaan.
Hal ini menjadi amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), yang disampaikan Wali Kota Pangkalpinang Prof. Saparudin, pada Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, di Halaman Kantor Wali Kota, Senin (1/6/2026).
“Pancasila adalah jangkar moral bangsa dalam menghadapi turbulensi global. Indonesia bukan hanya penonton dalam percaturan dunia, tetapi memiliki tanggung jawab untuk ikut menjaga ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial,” ujar Wali Kota.
Amanat tersebut juga mengingatkan, kemajuan ekonomi dan teknologi harus berjalan seiring dengan penguatan moral dan karakter bangsa. Generasi muda diminta menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup, bukan sekadar hafalan atau simbol yang terpajang di ruang-ruang kantor.
Usai upacara, Wali Kota Pangkalpinang menegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi momentum penting untuk mengenang jasa para pendiri bangsa, sekaligus memperkuat implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
“Hari ini kita memperingati Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 1945. Tentu kita mengenang para pencetus dan pendiri bangsa seperti Bung Karno, Bung Hatta, serta tokoh-tokoh lainnya yang telah meletakkan dasar negara Indonesia,” ujarnya.
Menurutnya, nilai-nilai Pancasila harus terus dijaga, dan diwariskan kepada generasi muda sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan yang semakin kompleks.
Ia menekankan, pemahaman terhadap Pancasila tidak cukup hanya sebatas teori, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata di tengah kehidupan bermasyarakat.
“Generasi muda harus memahami secara mendalam makna Pancasila, kemudian mampu menerapkan dan menjalankan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan mereka sehari-hari,” katanya.
Wali Kota mencontohkan, implementasi nilai Pancasila dapat dimulai dari hal-hal sederhana seperti hidup rukun dalam keberagaman, memperkuat budaya gotong royong, membangun solidaritas, dan membiasakan kerja sama dalam tim.
“Kita ingin anak-anak muda kita bisa hidup berdampingan dengan baik, saling menghargai, saling membantu, kompak, dan mampu bekerja bersama. Nilai-nilai seperti ini sangat penting karena tantangan yang akan mereka hadapi ke depan semakin berat dan kompleks,” ujarnya.
Ia menilai kemampuan berkolaborasi, menjaga persatuan, serta mengedepankan kepentingan bersama merupakan cerminan nyata pengamalan Pancasila yang harus terus ditanamkan sejak dini.
Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini menjadi pengingat bahwa kekuatan Indonesia tidak hanya terletak pada pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada kokohnya nilai-nilai kebangsaan yang mampu menyatukan keberagaman dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Dengan semangat Pancasila, Pemkot Pangkalpinang berharap lahir generasi yang berkarakter, berintegritas, memiliki jiwa gotong royong, serta siap menjaga persatuan dan membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih maju, adil, dan bermartabat.
Penulis : Choi/Maya
Editor : Dedy
- Penulis: DISKOMINFOPKP














Saat ini belum ada komentar