Update
light_mode
Trending Tags

Pemkot Dukung Penuh Program PTSL, Berikan Perlindungan Hukum Atas Tanah Masyarakat

  • account_circle DISKOMINFOPKP
  • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

WhatsAppImage2026-01-29at1310061
previous arrow
next arrow
WhatsAppImage2026-01-29at1310061
WhatsAppImage2026-01-29at131006
WhatsAppImage2026-01-29at1310072
WhatsAppImage2026-01-29at131007
WhatsAppImage2026-01-29at1310071
previous arrow
next arrow

PANGKALPINANG, DISKOMINFO — Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang dalam mendukung pelaksanaan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun Anggaran 2026, yang dilaksanakan oleh Kantor Pertanahan Kota Pangkalpinang.

Penegasan tersebut disampaikan Wali Kota saat menghadiri kegiatan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Panitia Ajudikasi dan Satuan Tugas PTSL Kantor Pertanahan Kota Pangkalpinang, di Balai Besar Betason Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Kamis (29/1/2026).

Dalam arahannya, Prof. Saparudin, atau akrab disapa Prof. Udin menyampaikan, kehadiran seluruh Lurah se-Kota Pangkalpinang dalam kegiatan tersebut menjadi bukti kuat sinergi antara Pemerintah Kota, kecamatan, kelurahan, dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) dalam menyukseskan program strategis nasional tersebut.

“Ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Pangkalpinang bersama Camat dan Lurah dalam mendukung penuh program PTSL yang dijalankan oleh BPN Kota Pangkalpinang. Tahun 2026 ditargetkan sebanyak 761 sertifikat tanah dapat diselesaikan,” ujarnya.

Wali Kota menekankan pentingnya peran lurah untuk aktif mengajak masyarakat mengikuti program PTSL, sekaligus bersinergi dengan panitia dan satuan tugas yang telah dibentuk oleh BPN.

“Kami dari Pemerintah Kota siap mendukung sepenuhnya, baik dukungan fisik maupun non-fisik. Kepastian hukum atas tanah masyarakat adalah hal yang sangat penting,” tegasnya.

Menurut Prof. Udin, program PTSL tidak hanya memberikan perlindungan hukum atas kepemilikan tanah, tetapi juga berdampak langsung terhadap peningkatan nilai ekonomi masyarakat serta membantu pemerintah daerah dalam menjaga dan menata aset daerah.

Ia juga mengingatkan agar pelaksanaan PTSL dilakukan secara terukur dan mengikuti target per triwulan, sehingga capaian tahunan dapat terpenuhi. Jika terdapat kendala di lapangan, ia meminta agar disampaikan secara berjenjang.

“Kalau ada permasalahan, lurah sampaikan ke camat, camat ke wali kota. Jangan sampai masalah di lapangan dibiarkan tanpa solusi,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Pangkalpinang turut menyampaikan apresiasi kepada Kejaksaan Negeri Pangkalpinang yang selama ini konsisten mendampingi Pemerintah Kota dan BPN dalam menyelesaikan persoalan hukum di bidang pertanahan.

Sementara itu, Kepala Kantor ATR/BPN Kota Pangkalpinang, Slamet Setiyadi, mengajak seluruh masyarakat yang belum memiliki sertifikat tanah agar segera memanfaatkan program PTSL melalui kelurahan masing-masing.

“Kami mengimbau masyarakat yang tanahnya belum bersertifikat agar segera mendaftar melalui kelurahan setempat. Mohon juga bantuan keluarga atau kerabat untuk menyampaikan informasi ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, persyaratan utama PTSL antara lain kepemilikan tanah yang jelas, batas-batas tanah yang telah ditandai, serta kelengkapan dokumen alas hak seperti jual beli atau riwayat kepemilikan.

Slamet menambahkan, pada tahun 2025 BPN Kota Pangkalpinang telah menyelesaikan sebanyak 142 sertifikat tanah, dan optimistis target 761 sertifikat pada tahun 2026 dapat tercapai, bahkan sebelum akhir tahun anggaran.

Adapun sasaran PTSL 2026 meliputi tanah milik perorangan, tanah wakaf dan badan keagamaan, serta aset milik pemerintah.
“Dengan kolaborasi seluruh pihak, kami yakin pelayanan pertanahan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal,” pungkasnya.

Penulis : Choi/Seftia
Editor : Dedy

  • Penulis: DISKOMINFOPKP

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Artikel Lainnya

  • Sistem Door to Door Tingkatkan Antusiasme Masyarakat dalam Pemilihan RT/RW

    Sistem Door to Door Tingkatkan Antusiasme Masyarakat dalam Pemilihan RT/RW

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle DISKOMINFOPKP
    • 0Komentar

    PANGKALPINANG, DISKOMINFO — Pelaksanaan Pemilihan Pengurus Ketua RT/RW se-Pangkalpinang mulai digelar, Sabtu (18/4/2016) hari ini. Wali Kota Pangkalpinang Prof. Saparudin didampingi Camat, Lurah, serta Ketua Tim 7 setempat, turun langsung meninjau pelaksanaan pemilihan RT/RW dengan sistem door to door, di Kelurahan Rawa Bangun. Rombongan menyambangi rumah-rumah warga yang tengah mengikuti proses pemungutan suara. Dengan sistem […]

  • Di Hari Yang Fitri, Wali Kota Molen Senantiasa Berbaik Sangka Dan Memanjatkan Doa Kebaikan

    Di Hari Yang Fitri, Wali Kota Molen Senantiasa Berbaik Sangka Dan Memanjatkan Doa Kebaikan

    • calendar_month Sabtu, 22 Apr 2023
    • account_circle DISKOMINFOPKP
    • 0Komentar

    PANGKALPINANG, DISKOMINFO – Wali Kota Pangkalpinang, Dr. H. Maulan Aklil atau yang akrab disapa Molen bersamai Shalat Idul Fitri 1444 H di Alun-Alun Taman Merdeka Kota Pangkalpinang, Sabtu (22/4/2023). “Alhamdulillah shalat Ied kali ini kita sudah merindukan dua tahun lebih, kemarin di masa pandemi. Kita melaksanakan shalat Ied semaksimal secara all out hari ini”, ujar […]

  • Lewat Program Ngopi Pekat, Wali Kota Molen Serap Aspirasi Warga Gabek

    Lewat Program Ngopi Pekat, Wali Kota Molen Serap Aspirasi Warga Gabek

    • calendar_month Selasa, 31 Jan 2023
    • account_circle DISKOMINFOPKP
    • 0Komentar

    PANGKALPINANG, DISKOMINFO — Wali Kota Maulan Aklil (Molen) bersama jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang menggelar “Ngopi Pekat” dengan warga di Kecamatan Gabek, Pangkalpinang, Selasa (31/1/2023). Pertemuan dan diskusi santai dengan duduk lesehan tersebut bertujuan untuk menyerap aspirasi sekaligus memberikan solusi terkait permasalahan yang dihadapi warga. Pada pertemuan tersebut, satu per satu perwakilan warga dari enam kelurahan di Kecamatan Gabek menyampaikan aspirasinya. […]

  • Pj Wali Kota Pangkalpinang Terima Audiensi dan Silaturahmi Universitas PERTIBA

    Pj Wali Kota Pangkalpinang Terima Audiensi dan Silaturahmi Universitas PERTIBA

    • calendar_month Selasa, 9 Jan 2024
    • account_circle DISKOMINFOPKP
    • 0Komentar

    PANGKALPINANG, DISKOMINFO – Sebagai salah satu kampus yang telah lama berdiri di Kota Pangkalpinang dan baru bermetamorfosa menjadi Universitas, Universitas PERTIBA temui Penjabat Wali Kota Pangkalpinang dalam rangka audiensi dan silaturahmi di Ruang Wali Kota Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Selasa (9/1/2024). “Kami mendukung program Universitas PERTIBA dalam hal meningkatkan kompetensi pendidikan khususnya ASN di lingkup […]

  • Pemkot Pangkalpinang Berencana Jalin Kerja Sama Dengan BRIN, Komitmen Kembangkan Potensi dan Inovasi Berbasis Riset dan Data

    Pemkot Pangkalpinang Berencana Jalin Kerja Sama Dengan BRIN, Komitmen Kembangkan Potensi dan Inovasi Berbasis Riset dan Data

    • calendar_month Senin, 18 Nov 2024
    • account_circle DISKOMINFOPKP
    • 0Komentar

    PANGKALPINANG, DISKOMINFO – Pemerintah Kota Pangkalpinang menggelar rapat koordinasi terkait rencana kerjasama antara Pemerintah Kota Pangkalpinang dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Rumah Dinas Wali Kota Pangkalpinang, Senin (18/11/2024). Rapat dipimpin langsung oleh Pj Wali Kota Pangkalpinang, Budi Utama. Ia menuturkan bahwa rakor ini ditujukan dalam rangka memetakan potensi dan inovasi apa saja […]

  • Radmida Dawam Ingin Penggunaan Bahasa Negara Diutamakan di Ruang Publik

    Radmida Dawam Ingin Penggunaan Bahasa Negara Diutamakan di Ruang Publik

    • calendar_month Selasa, 24 Mei 2022
    • account_circle DISKOMINFOPKP
    • 0Komentar

    PANGKALPINANG, DISKOMINFO – Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang, Radmida Dawam menyayangkan penggunaan bahasa negara saat ini mengalami pelemahan karena maraknya penggunaan bahasa asing di ruang publik. Sempat ditemui di sejumlah restoran atau kafe menggunakan bahasa asing diberbagai menu makananya. Radmida pun mengeluhkan ketidakpahamannya terkait penggunaan bahasa yang digunakan di sejumlah tempat tersebut. “Lihat rumah makan dan […]

expand_less