Update
light_mode
Trending Tags

Catatan 100 Hari Kerja! dari Gerakan Masyarakat Hingga Pemanfaatan Teknologi

  • account_circle DISKOMINFOPKP
  • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

WhatsAppImage2026-01-25at031224
previous arrow
next arrow
WhatsAppImage2026-01-25at031224
WhatsAppImage2026-01-25at031225
WhatsAppImage2026-01-25at0312261
WhatsAppImage2026-01-25at031226
WhatsAppImage2026-01-25at0312251
previous arrow
next arrow

PANGKALPINANG,DISKOMINFO — Gedung Tudung Saji Kantor Wali Kota Pangkalpinang, pada 15 Oktober 2025 silam, menjadi saksi tumbuhnya kembali harapan masyarakat Ibu Kota Provinsi untuk sebuah kemajuan, dan kesejahteraan, juga pemberdayaan.

Bait narasi pelantikan digaungkan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani, menghantarkan Prof. Saparudin dan Dessy Ayutrisna menjadi Wali Kota, dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang (2025-2030). Disela itu, kemudian kalimat janji jabatan, pun diikrarkan.

Hujan yang membasahi bumi Pangkalpinang pada periode itu sebagai penanda utama apa yang harus dilakukan sejak hari pertama mereka mengabdikan diri sebagai pelayan masyarakat. Keduanya, Prof. Udin dan Cece Dessy- begitu mereka akrab disapa, turun menghadirkan diri di tengah warganya terdampak banjir.

Setiap jengkal wilayah terdampak langsung dipetakan untuk dilakukan penanganan jangka pendek dan segera. Luapan air, sigap ditangani perangkat terkait. Puluhan personel dari tim gabungan lintas sektor turun tangan demi memberikan masyarakat ketenangan.

Aspek sosial tak luput menjadi tindakan, sudah menjadi sebuah tanggung jawab Pemerintah Kota Pangkalpinang. Bantuan logistik disalurkan, kebutuhan pangan diberikan bagi mereka terdampak. Bahkan, komunikasi aktif dilakukan Prof Udin-Cece Dessy-menarik pihak-pihak untuk hadir berbagi kepedulian bagi warganya.

Galakkan Gotong Royong

Hari ini, 25 Januari 2026 tepat seratus hari kepemimpinan Prof. Udin sebagai Wali Kota, dan Cece Dessy sebagai wakil. Mereka memilih untuk tidak mengendurkan semangat. Semua dirasa masih sama, memilih bergerak, bekerja merealisasi program-program prioritas yang menyentuh kebutuhan warga.

Langkah pasangan ini untuk melepaskan Pangkalpinang dari jeratan banjir, dimulai dari hal paling sederhana, menjaga lingkungan. Gotong royong digalakkan, menggandeng seluruh unsur pemerintahan, bahkan dari level RT/RW, perangkat kemudian kelurahan, kecamatan, hingga Perangkat Daerah (PD).

Setiap Jumat pagi, aksi bersih-bersih kantor di Lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang dijadikan sebagai kegiatan rutin. Prof. Udin-Cece Dessy ingin aksi tersebut sebagai percontohan bagi masyarakat. Aksi tersebut terus meluas dengan beragam penamaan, seperti “KOLAK BEKO” (Kolaborasi Akbar Bersih Kota), yang merupakan gagasan masyarakat sendiri.

Suarakan Masalah Banjir ke Pusat

Lebih jauh, komunikasi di level yang lebih tinggi, dibangun. Kementerian terkait, seperti Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) disambangi. Di sana, Prof Udin memaparkan kebutuhan prioritas, dan mendesak untuk sebuah kenyamanan, serta ketenangan bagi masyarakatnya. Ia menyimpan harapan besar terbukanya tabir bagi usulannya berkenaan peningkatan infrastruktur dalam pembahasan APBN 2026.

“Kota Pangkalpinang sangat membutuhkan dukungan infrastruktur dari pemerintah pusat. Kami berharap usulan ini menjadi bahan pertimbangan serius, dan dapat diaplikasikan secara nyata di daerah,” ujarnya saat itu.

Kelola Sampah Manfaatkan Teknologi

Pemkot Pangkalpinang terus berupaya memadupadankan antara pelestarian lingkungan untuk mencegah terjadinya banjir, dengan pemanfaatan atas sampah menjadi produk hilir. Sebuah teknologi dikembangkan. Barang buangan, kini dipandang dapat berbuah potensi ekonomi.

Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Kawa Begawe di Kelurahan Selindung yang sempat beberapa tahun terbengkalai, kembali dioperasikan oleh Prof. Udin, pada Jumat (23/1/2026).

Wali Kota Prof. Saparudin mengungkapkan, ia sengaja meminta agar fasilitas yang menjadi aset Pemkot Pangkalpinang ini sebagai upaya dalam penanganan sampah di Ibu Kota Provinsi Bangka Belitung (Babel) yang berkisar 100 ton per hari.

“Sekarang kita akan operasikan ini secara optimal. TPS3R ini dengan sistem 3R, reduce, reuse, recycle. Jadi reduce mengurangi, kemudian reuse memanfaatkan kembali, mendaur ulang, kemudian recycle,” ujarnya.

Untuk pengelolaan sampah organik, Pemerintah Kota Pangkalpinang menggandeng Forum Masyarakat Peduli Sampah (Formap) yang telah berpengalaman mengelola sampah organik selama enam tahun. Sampah organik yang masuk akan diolah menjadi kompos oleh Formap.

“Formap ini sudah cukup berpengalaman karena sudah 6 tahun mereka mengelola sampah organik. Kita nanti akan mengadakan MoU dan PKS dengan Formap,” kata Wali Kota.

Pemkot Pangkalpinang juga telah mengajukan bantuan peralatan mesin kepada pihak terkait untuk mendukung pengelolaan sampah organik tersebut. Prof Udin-sapaan akrabnya, optimis dengan pengoperasian TPS3R permasalahan sampah di Pangkalpinang dapat teratasi.

“Dengan 10 ton sampah per hari, kalau kita ada 10 (TPS3R) saja yang seperti ini, maka persoalan sampah di Pangkalpinang insyaallah selesai. Dengan adanya 10 itu berarti kita ada 100 ton,” jelasnya.

Menurutnya, volume sampah di Pangkalpinang rata-rata mencapai 100 ton per hari, kecuali saat hari raya, atau hari besar yang jumlahnya lebih banyak.

Selain TPS3R yang baru diresmikan, Pemkot Pangkalpinang juga akan mengoperasikan dua TPS3R lainnya yang berlokasi di Genas dan Semabung. Meski kapasitasnya lebih kecil, keduanya diharapkan dapat menambah daya tampung pengolahan sampah kota.

“Dengan kita mengoperasikan ini, semakin sedikit sampah yang menjadi residunya,” pungkas Wali Kota.

Penulis : Ira/Maya
Editor : Dedi

  • Penulis: DISKOMINFOPKP

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Artikel Lainnya

  • Informasi Bansos PAUD Dikbud TA 2025

    Informasi Bansos PAUD Dikbud TA 2025

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle DISKOMINFOPKP
    • 0Komentar

    Post Views: 105

  • Pemkot Pangkalpinang Kembali Salurkan Beras Cadangan Pangan

    Pemkot Pangkalpinang Kembali Salurkan Beras Cadangan Pangan

    • calendar_month Senin, 4 Mar 2024
    • account_circle DISKOMINFOPKP
    • 0Komentar

    PANGKALPINANG, DISKOMINFO – Pemerintah Kota Pangkalpinang salurkan BerasCadangan Pangan Pemerintah bulan Februari untuk penerima bantuan pangan dari Kantor Pos Pangkalpinang, Senin (4/3/2024). “Alhamdulillah hari ini kita dapat bersilaturahmi berkumpul dan bersilaturahmi serta penyaluran beras cadangan pangan untuk masyarakat Kota Pangkalpinang”, ujar Lusje Anneke Tabalujan, Penjabat Wali Kota Pangkalpinang. Lusje terangkan, beras cadangan pangan pemerintah ini […]

  • Kreativitas Anak YPAC Warnai Hari Disabilitas Internasional di Pangkalpinang

    Kreativitas Anak YPAC Warnai Hari Disabilitas Internasional di Pangkalpinang

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle DISKOMINFOPKP
    • 0Komentar

    PANGKALPINANG, DISKOMINFO– Peringatan Hari Disabilitas Internasional di YPAC Pangkalpinang pada Rabu (3/12/2025) berlangsung penuh kehangatan dan semangat ketika anak-anak penyandang disabilitas tampil dengan percaya diri menampilkan karya seni dan budaya. Aksi mereka di panggung bukan hanya menghibur, tetapi juga mengingatkan bahwa setiap anak memiliki potensi besar yang layak dirayakan. Penampilan dari anak-anak YPAC disambut meriah […]

  • Pemkot Pangkalpinang Siapkan Posyandu Menjadi Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan, Hadir dengan 6 Standar Pelayanan Minimal

    Pemkot Pangkalpinang Siapkan Posyandu Menjadi Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan, Hadir dengan 6 Standar Pelayanan Minimal

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2024
    • account_circle DISKOMINFOPKP
    • 0Komentar

    PANGKALPINANG, DISKOMINFO – Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) menggelar pertemuan peningkatan kapasitas kelembagaan Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (Posyandu) di Ruang Pertemuan OR Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Selasa (24/9/2024). Kegiatan bertema Transformasi Posyandu Sebagai Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan untuk Kesejahteraan Masyarakat dibuka langsung oleh Pj Wali Kota Pangkalpinang, Budi Utama. […]

  • Bimtek Penyusunan Masterplan Smart City, Radmida Harap Seluruh OPD Saling Terintegrasi

    Bimtek Penyusunan Masterplan Smart City, Radmida Harap Seluruh OPD Saling Terintegrasi

    • calendar_month Rabu, 15 Jun 2022
    • account_circle DISKOMINFOPKP
    • 0Komentar

    PANGKALPINANG, DISKOMINFO – Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika menggelar Bimbingan Teknis Penyusunan Masterplan Kota Cerdas (Smart City) dan Quick Win Program Unggulan Tahap I di Ruang OR Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Rabu (15/6/2022). Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang, Radmida Dawam dihadiri Perwakilan Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemenkominfo RI), […]

  • Buka Seminar HUT PGRI, Radmida: Orang Tua Jadi Tanggung Jawab Utama Pendidikan

    Buka Seminar HUT PGRI, Radmida: Orang Tua Jadi Tanggung Jawab Utama Pendidikan

    • calendar_month Selasa, 30 Nov 2021
    • account_circle DISKOMINFOPKP
    • 0Komentar

    PANGKALPINANG, DISKOMINFO – Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang, Radmida Dawam membuka seminar oendidikan dalam rangka Peringatan Hari Guru di Ruang OR Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Selasa (30/11/2021). Radmida mengatakan tanggung jawab pendidikan utama dan pertama ada pada orang tua, meski pun guru memiliki kewajiban memastikan agar murid dapat menyerap dan mendapatkan pendidikan yang terbaik. “Jangan serahkan […]

expand_less