Update
light_mode
Trending Tags

Sampah Tak Lagi Sekadar Dibuang

  • account_circle admin
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PANGKALPINANG — Bau sampah masih samar tercium di sudut TPS 3R Kawa Begawe, Kelurahan Selindung. Di tempat itu, tumpukan plastik tidak lagi seluruhnya berakhir di tempat pembuangan akhir. Sebagian dicacah, diolah, lalu dicetak menjadi paving blok. Sementara sisa makanan dan dedaunan diproses menjadi kompos.

Aktivitas di lokasi pengolahan sampah itu berlangsung pelan, tetapi memberi gambaran tentang arah baru penanganan sampah di Kota Pangkalpinang.

Bukan lagi sekadar mengangkut dan membuang, melainkan mulai mengurangi sampah sejak dari sumbernya.

Upaya itu dilakukan melalui penguatan gotong royong, pengaktifan TPS 3R, hingga pengembangan bank sampah dan pengolahan mandiri di lingkungan masyarakat.

Jika satu wilayah mampu menjalankan pengolahan sampah berbasis lingkungan, wilayah lain dinilai juga dapat melakukan hal serupa. Pengurangan sampah tidak lagi hanya bergantung pada pengangkutan menuju TPA, tetapi juga keterlibatan masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah sejak dari rumah tangga.

Selama ini, persoalan sampah masih berkutat pada penanganan di hilir. Padahal, persoalan utama justru berada pada kebiasaan membuang sampah tanpa pemilahan.

Setiap hari, sekitar 120 hingga 150 ton sampah masuk ke TPA Parit Enam. Di sisi lain, terdapat 33 titik sampah liar yang masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah kota.

Di TPS 3R Selindung, sebagian persoalan itu dicoba diurai satu per satu. Sampah organik diolah menjadi kompos dan pakan maggot.
Sampah plastik diproses menggunakan teknologi sederhana menjadi paving blok. Ke depan, hasil paving blok tersebut direncanakan dimanfaatkan untuk pembangunan jalan setapak dan taman bekerja sama dengan dinas terkait.

Selain itu, pengolahan sampah plastik juga diarahkan menjadi RDF atau refuse-derived fuel, yakni bahan bakar alternatif untuk industri seperti PLTU maupun pabrik semen.

Dari seluruh sampah yang masuk ke TPS 3R Selindung, hanya sekitar 30 persen yang akhirnya dibawa ke TPA. Selebihnya berhasil dikurangi atau diberdayakan kembali di lokasi pengolahan.

Kondisi itu menunjukkan bahwa sampah sebenarnya tidak selalu identik dengan barang buangan. Plastik masih bisa didaur ulang. Sampah organik dapat menjadi kompos maupun maggot. Bahkan, sampah tertentu berpotensi diolah menjadi energi.

Namun, upaya tersebut dinilai tidak akan berjalan tanpa keterlibatan masyarakat. Pemilahan sampah dari rumah tangga menjadi bagian penting untuk memperpanjang usia TPA sekaligus mengurangi keberadaan sampah liar.
Karena itu, masyarakat, pelaku usaha, pedagang pasar, hingga sekolah didorong mulai memilah sampah organik dan anorganik sejak dari sumbernya.

Setiap aktivitas menghasilkan sampah sehingga tanggung jawab pengelolaannya tidak bisa dibebankan hanya kepada pemerintah semata.

Di tengah meningkatnya volume sampah kota, TPS 3R Selindung menjadi contoh kecil bahwa sebagian sampah ternyata masih bisa diberi kesempatan kedua. Bukan untuk dibuang, melainkan diolah kembali agar memiliki nilai guna.

Penulis : Ira Kurniati

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Artikel Lainnya

  • Prevalensi Stunting di Pangkalpinang Bikin Terkejut, Pj Wako Kerahkan Tim Cek Ulang Data di Lapangan

    Prevalensi Stunting di Pangkalpinang Bikin Terkejut, Pj Wako Kerahkan Tim Cek Ulang Data di Lapangan

    • calendar_month Senin, 13 Mei 2024
    • account_circle DISKOMINFOPKP
    • 0Komentar

    PANGKALPINANG, DISKOMINFO – Pj Wali Kota Pangkalpinang, Lusje Anneke Tabalujan terkejut dengan hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) dari Kementerian Kesehatan, yang menyatakan bahwa prevalensi stunting Kota Pangkalpinang mengalami kenaikan. Hal ini disampaikannya saat memimpin Rapat Internal TPPS (Tim Percepatan Penurunan Stunting) Kota Pangkalpinang di Smart Room Center Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Senin (13/5/2024). Sebelumnya, Lusje […]

  • Kurang dari Dua Jam, 2 Ton Beras Laku Terjual Saat Operasi Pasar di Kelurahan Temberan

    Kurang dari Dua Jam, 2 Ton Beras Laku Terjual Saat Operasi Pasar di Kelurahan Temberan

    • calendar_month Rabu, 6 Mar 2024
    • account_circle DISKOMINFOPKP
    • 0Komentar

    PANGKALPINANG, DISKOMINFO – Pemerintah Kota Pangkalpinang menggelar operasi pasar murah dalam rangka menjaga stabilisasi harga pangan menjelang Ramadan 2024 di Halaman Kantor Lurah Temberan, Rabu (6/3/2024). Hanya dalam waktu kurang dari dua jam, 2 ton beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) ludes terjual. Bahkan masyarakat rela mengantre demi mendapatkan beras murah dengan harga Rp53 […]

  • Edisi NGOPI PEKAT Di Kelurahan Selindung Baru, Wali Kota Molen Tuai Beragam Apresiasi Hingga Penyelesaian Masalah Listrik PAUD Cahaya

    Edisi NGOPI PEKAT Di Kelurahan Selindung Baru, Wali Kota Molen Tuai Beragam Apresiasi Hingga Penyelesaian Masalah Listrik PAUD Cahaya

    • calendar_month Sabtu, 11 Mar 2023
    • account_circle DISKOMINFOPKP
    • 0Komentar

    PANGKALPINANG, DISKOMINFO – Dalam rangka memperkuat silaturahmi dan berdiskusi, Wali Kota Pangkalpinang Dr. H. Maulan Aklil kembali sambangi masyarakat hingga ke Kelurahan pada NGOPI PEKAT (Ngobrol Sambil Ngopi Pemerintah dan Masyarakat) di Kantor Lurah Selindung Baru Kecamatan Gabek Kota Pangkalpinang, Jumat (10/3/2023). Kegiatan ini turut serta dihadiri Ketua TP PKK Pangkalpinang, Seluruh Asisten, Seluruh Kepala […]

  • Pj Wako Budi Utama Dukung Penuh Studi Tiru SDN 1 Pangkalpinang ke Bangkok, Langkah Strategis Tingkatkan Kompetensi Guru

    Pj Wako Budi Utama Dukung Penuh Studi Tiru SDN 1 Pangkalpinang ke Bangkok, Langkah Strategis Tingkatkan Kompetensi Guru

    • calendar_month Rabu, 25 Sep 2024
    • account_circle DISKOMINFOPKP
    • 0Komentar

    PANGKALPINANG, DISKOMINFO – Sejumlah guru dan tenaga kependidikan SD Negeri 1 Pangkalpinang akan bertolak ke Bangkok, Thailand untuk melakukan studi tiru meningkatkan kompetensi dan mengadopsi sistem pembelajaran ke Sekolah Indonesia Bangkok. Studi tiru akan dikuti sebanyak 28 orang yang terdiri dari kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, pengawas, hingga kepala bidang di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan […]

  • Dikukuhkan Pj. Gubernur Bangka Belitung, Sekda Radmida Diamanahi Sebagai Koordinator Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah Di Pangkalpinang

    Dikukuhkan Pj. Gubernur Bangka Belitung, Sekda Radmida Diamanahi Sebagai Koordinator Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah Di Pangkalpinang

    • calendar_month Rabu, 9 Nov 2022
    • account_circle DISKOMINFOPKP
    • 0Komentar

    PANGKALPINANG, DISKOMINFO – Pj Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ridwan Djamaluddin didamping Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 7 Sumatera Bagian Selatan kukuhkan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten/Kota se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Ruang Pasir Padi Kantor Gubernur Bangka Belitung, Rabu (9/11/2022). Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pangkalpinang, Radmida Dawam mendapat amanah sebagai koordinator […]

  • Rapid Antigen Gratis Bagi Peserta SKB Formasi Pemerintah Kota Pangkalpinang

    Rapid Antigen Gratis Bagi Peserta SKB Formasi Pemerintah Kota Pangkalpinang

    • calendar_month Senin, 22 Nov 2021
    • account_circle DISKOMINFOPKP
    • 0Komentar

    PANGKALPINANG, DISKOMINFO – Pemerintah Kota Pangkalpinang menggratiskan rapid antigen bagi peserta tes SKB (Seleksi Kompetensi Dasar) CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil). Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) menuturkan, rapid antigen diberikan gratis bagi seluruh peserta SKB yang mengambil formasi di Pemkot Pangkalpinang. Sebelumnya pun pada tes SKD, pemkot juga menggratiskan bagi peserta dengan mengatur jadwal […]

expand_less