Job Fair 2026 Cari Pekerja Berkualitas dan Tenaga Disabilitas
- account_circle DISKOMINFOPKP
- calendar_month 4 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PANGKAL PINANG, DISKOMINFO — Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkal Pinang melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) membuka kesempatan bagi para pencari kerja untuk mendapatkan pekerjaan sesuai kebutuhan, dengan membuka Pangkalpinang Job Fair 2026.
“Job Fair 2026 ini memberikan kesempatan bagi lulusan perguruan tinggi, SMK atau SMA, khususnya para pencari kerja secara umum dapat langsung berinteraksi dengan perusahaan,” kata Wali Kota Pangkal Pinang, Prof. Saparudin, di Gedung Serba Guna ISB Atma Luhur, Rabu (14/10/2026).
Belasan perusahaan dengan beragam sektor usaha tercatat ikut dalam Job Fair 2026 ini. Mulai dari sektor perhotelan, pendidikan, perdagangan, jasa, retail dan industri, seperti perusahaan pelayaran yang mencari operator alat berat, atau crane.
“Melalui Job Fair 2026 ini perusahaan juga melakukan pemetaan langsung mengenai kebutuhan spesifik perusahaannya. Seperti operator crane yang sangat dibutuhkan perusahaan sektor industri,” ujarnya.
Selain itu, Job Fair 2026 juga memberi kesempatan kerja bagi para pencari kerja penyandang disabilitas. Ada juga program rekrutmen tenaga kerja ke Jepang bagi peserta yang lolos, akan mengikuti pelatihan bahasa Jepang juga pelatihan teknis kompetensi selama 6 bulan, dan selama pelatihan mereka akan ditempatkan di asrama.
“Kita juga berkoordinasi dengan Balai Latihan Kerja (BLK) untuk menyediakan pelatihan yang sesuai kebutuhan saat ini. Dan tahun ini ada 11 paket pelatihan untuk para pencari kerja yang sudah disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Disnaker Pangkal Pinang Amrah Sakti menambahkan, Job Fair 2026 diikuti 18 perusahaan yang akan mencari 46 jabatan, dan menyiapkan 261 peluang kerja bagi mereka para pencari kerja.
“Kami lebih mengedepankan kualitas SDM dibanding kuantitas. Sebelumnya lebih dari 20 perusahaan yang mendaftar, namun hanya 18 perusahaan yang kami ikut sertakan di Job Fair 2026,” ujarnya.
Menurutnya, Disnaker saat ini mencoba melakukan perubahan dalam memberikan pelayanan ke masyarakat, khususnya para pencari kerja dengan melakukan pendekatan langsung kepada dunia industri.
“Tujuan kita agar dunia industri juga terbantu, sehingga tercipta keterbukaan dan kerja sama yang baik antara perusahaan dan Disnaker. Job Fair 2026 ini, rekrutmen atau informasi terkait kebutuhan perusahaan dan tenaga kerja dapat berkomunikasi langsung secara terbuka,” ujarnya.
Amrah menambahkan, dari 900 lebih perusahaan yang terdata wajib lapor di Kota Pangkalpinang, sektor yang paling mendominasi adalah sektor perdagangan dan jasa serta sektor industri pengolahan seperti pengolahan timah.
“Selain menggelar Job Fair, kita juga berupaya agar para pencari kerja tidak hanya ditempatkan di dalam kota saja. Mereka bis dilatih agar memiliki sertifikasi kompetensi sebaga modal bagi mereka untuk memperoleh pekerjaan di luar daerah,” pungkasnya.
Penulis : Choi/Maya
Editor : Dedy
- Penulis: DISKOMINFOPKP














Saat ini belum ada komentar