Bunda PAUD Pangkalpinang Sebut Pentas Seni Jadi Ajang Tumbuhkan Kreativitas dan Keberanian Anak
- account_circle DISKOMINFOPKP
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PANGKALPINANG, DISKOMINFO – Bunda PAUD Kota Pangkalpinang, Hj. Susanti Saparudin, S.E., menghadiri pentas seni dan pelepasan siswa-siswi di tiga lembaga pendidikan anak usia dini, yakni TK Negeri Pembina 1, PAUD Paramarta, dan Gugus PAUD Terpadu Cempaka, Kamis (4/6/2026).
Kehadiran Bunda PAUD menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan pendidikan karakter sejak usia dini sekaligus memberikan semangat kepada para peserta didik yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang Sekolah Dasar.
Bunda Susanti menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan momen istimewa, tidak hanya sebagai penanda kelulusan anak-anak dari jenjang pendidikan usia dini, tetapi juga sebagai ajang untuk merayakan pertumbuhan, kreativitas, dan keberanian mereka melalui berbagai penampilan seni.
“Hari ini adalah momen yang sangat istimewa. Kita berkumpul bukan hanya untuk menyaksikan kelulusan anak-anak kita dari jenjang anak usia dini, tetapi juga untuk merayakan pertumbuhan, kreativitas, dan keberanian mereka melalui panggung pentas seni ini,” ujarnya.
Menurut Bunda Susanti, pendidikan anak usia dini tidak hanya berfokus pada kemampuan membaca, menulis, dan berhitung. Lebih dari itu, pendidikan pada fase tersebut menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter dan kebiasaan positif anak.
Ia menjelaskan sejumlah nilai yang perlu ditanamkan sejak dini, di antaranya menjadi pribadi yang mandiri dan bertanggung jawab, memiliki tujuan dalam setiap langkah, disiplin dan mampu menghargai waktu, menumbuhkan empati, belajar mendengarkan orang lain, mampu bekerja sama dengan teman, serta memiliki semangat untuk terus belajar dan mengembangkan diri.
“Pendidikan karakter inilah yang menjadi modal utama bagi anak-anak untuk tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, adaptif, dan berakhlak mulia di masa depan,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara sekolah dan keluarga dalam membentuk karakter anak. Menurutnya, keberhasilan menanamkan kebiasaan baik tidak hanya menjadi tanggung jawab guru di sekolah, tetapi juga membutuhkan dukungan dan konsistensi dari orang tua di rumah.
“Kerja sama yang baik antara sekolah dan rumah adalah kunci keberhasilan penanaman kebiasaan-kebiasaan baik tersebut. Kami kembalikan putra-putri Bapak dan Ibu untuk melanjutkan perjalanan mereka ke jenjang Sekolah Dasar. Tolong jaga dan terus pupuk kebiasaan baik yang sudah dimulai di sini,” pesannya.
Penulis : Ira/Seftia
Editor : Dedy/Ira
- Penulis: DISKOMINFOPKP
















Saat ini belum ada komentar