PANGKAL PINANG, DISKOMINFO— Wali Kota Pangkal Pinang, Prof. Saparudin mengajak masyarakat untuk memperkuat kepedulian sosial dengan membiasakan diri berbagi, dan membantu sesama.
Hal ini dikatakannya saat menghadiri pengajian oleh Pengajian Al-Hidayah Pangkal Pinang yang berlangsung di Masjid Agung Kubah Timah, dalam peringatan Hari Jadi ke-269 Pangkal Pinang, Minggu (27/9/2026).
Saparudin mengatakan, kehidupan beragama tidak hanya berkaitan dengan ibadah secara pribadi, tetapi juga harus diwujudkan melalui sikap kasih sayang, dan kepedulian terhadap orang lain.
Ia menilai, kebiasaan berbagi kepada mereka yang membutuhkan merupakan salah satu nilai penting yang perlu terus ditanamkan di tengah masyarakat.
“Kalau nak (mau) dapat rezeki yang banyak, rajin-rajin berbagi. Jangan pelit. Itulah kuncinya,” kata Saparudin.
Menurutnya, masyarakat tidak perlu menunggu memiliki rezeki berlimpah untuk dapat berbagi. Setiap orang dapat memberikan bantuan sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.
“Sekecil apa pun, pagi-pagi memberi makan. Ada duit sedikit, beri sedikit. Ada duit banyak, bagi banyak. Bantu orang, ringan tangan bantu saudara-saudara kita,” ujarnya.
Selain berbagi, Saparudin juga mengingatkan pentingnya membangun sikap kasih sayang dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, kasih sayang harus diterapkan kepada keluarga, saudara, maupun lingkungan sekitar.
“Kita semua diharapkan untuk berbuat kebaikan, harus kasih sayang yang diajarkan, cinta kasih, kasih sayang. Allah Maha Pengasih, Maha Penyayang,” tuturnya.
Memasuki usia ke-269 tahun, Saparudin berharap Kota Pangkal Pinang dapat semakin berkembang, sekaligus memperoleh keberkahan melalui kehidupan masyarakat yang semakin peduli, saling menyayangi dan gemar membantu sesama.
“Harapan tentunya di tahun yang akan datang Kota Pangkal Pinang kita ini semakin berkah, dan kita semua masyarakat Pangkal Pinang selalu dilindungi oleh Allah Subhanahu wa ta’ala,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Saparudin turut mengajak masyarakat menghadiri zikir akbar yang dijadwalkan berlangsung pada 3 Oktober malam di Alun-Alun Taman Merdeka. Kegiatan itu ditargetkan diikuti sekitar 3.000 peserta, dan menghadirkan Syekh Jilani dan Syekh Fadil, guru tarekat dari Makkah.
Penulis : Choi/Seftia
Editor : Dedy
Post Views: 18
Saat ini belum ada komentar