Pemkot Apresiasi Perempuan Pangkal Pinang Produktif Lewat Pertanian
- account_circle admin
- calendar_month Sabtu, 24 Okt 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PANGKALPINANG – Perempuan Pangkal Pinang yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani (KWT) Pandan Sari Kelurahan Gedung Nasional, menunjukkan kreativitas dan inovasi di bidang pertanian.
Mereka melakukan panen sawi putih keriting sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan. Kegiatan panen dihadiri Wakil Wali Kota Pangkalpinang Dessy Ayutrisna, Sabtu (24/10/2026).
Inovasi yang diunjukkan kelompok wanita tani ini mendapat apresiasi dari Wakil Wali Kota. Kegiatan tersebut tersebut dinilai dapat membuka peluang usaha dan menambah penghasilan bagi kaum perempuan.
“Tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan sayuran bagi keluarga dan masyarakat sekitar, hasil budidaya juga dapat dikembangkan menjadi sumber pendapatan tambahan,” katanya.
Dessy berharap keberhasilan KWT Pandan Sari dapat menjadi inspirasi bagi kelompok wanita tani lainnya di Pangkal Pinang agar terus berinovasi, dan mengembangkan potensi yang dimiliki. Ia pun mendorong semakin banyak perempuan terlibat dalam kegiatan yang memberikan manfaat ekonomi dan sosial.
“Mudah-mudahan nanti ini bisa menjadi penghasilan buat Ibu-Ibu. Saya juga menunggu Ibu-Ibu berinovasi lagi di tempat lain,” ujar Dessy.
Ia turut berharap perangkat daerah terkait dapat memberikan dukungan, termasuk melalui penyediaan bibit tanaman untuk membantu keberlanjutan kegiatan pertanian yang dijalankan kelompok.
Kelompok Wanita Tani Pandan Sari menunjukkan hasil nyata dari kegiatan pertanian yang mereka jalankan. Kelompok tersebut mampu menghasilkan sekitar 50 kilogram sawi putih keriting setiap bulan.
Hasil panen dimanfaatkan dengan dua cara, yakni dibagikan kepada masyarakat sekitar, dan dijual. Pendapatan dari penjualan kemudian dimasukkan ke kas kelompok untuk membeli bibit baru, sehingga kegiatan budidaya dapat terus berlanjut.
Selain sawi, sejumlah kelompok wanita tani di Pangkal Pinang juga mengembangkan berbagai jenis sayuran, seperti selada dan seledri. Pengembangan tersebut menjadi bagian dari upaya mengoptimalkan lahan perkotaan agar lebih produktif.
Saat ini Pangkal Pinang memiliki 23 KWT yang diharapkan terus berkembang hingga dapat menjangkau seluruh 42 kelurahan. Pemerintah juga melakukan evaluasi terhadap kelompok yang belum aktif untuk mengetahui kendala yang dihadapi, dan menentukan langkah pembinaan yang diperlukan.
Penulis: Eka
Editor: Dedy





- Penulis: admin






Saat ini belum ada komentar