Timgab Gelar Operasi Pekat, Jaga Kondusivitas dan Pemeliharaan Norma Kesusilaan

PANGKAL PINANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkal Pinang serius dalam menciptakan ketertiban umum, memelihara norma kesusilaan, serta kenyamanan di tengah-tengah masyarakat Ibu Kota Provinsi Bangka Belitung (Babel).

 

Hal tersebut ditunjukkan dengan menggelar razia melalui Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat), yang turut menggandeng unsur TNI/Polri ke berbagai penginapan, serta indekos, pada Sabtu (24/10/2026) malam.

 

Dari operasi itu, tim gabungan berhasil menjaring dan mengamankan puluhan pasangan tidak sah saat sedang berada di dalam kamar penginapan, maupun indekos.

 

Plt Kepala Satuan Pamong Praja (Satpol-PP) Pangkal Pinang Romi Al Fauza menjelaskan, penindakan ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan sosial secara berkala oleh Satpol-PP bersama Tim Gabungan TNI/Polri, dengan menyasar indekos dan penginapan yang terindikasi tempat dugaan prostitusi.

 

“Pekat malam ini kita menjaring sebanyak 26 orang muda/mudi. Mereka terjaring saat berada di kamar, baik itu kamar kosan maupun di dalam kamar-kamar penginapan. Ada barang bukti lainnya yang kita amankan berupa bungkusan alat kontrasepsi,” ujarnya.

 

Romi menjelaskan, pasangan-pasangan tidak sah tersebut kemudian langsung diamankan di Kantor Satpol-PP Pangkal Pinang guna dilakukan asesmen. Dari hasil pemantauan, dua orang masih berstatus mahasiswa.

 

Selain itu, diketahui terdapat satu anak di bawah umur setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim dari Dinas PPA Pangkal Pinang yang ikut serta dalam kegiatan tersebut.

 

“Mereka kita lakukan asesmen. Selain itu dilakukan skrining HIV oleh Dinas PPA Pemerintah Kota Pangkal Pinang.Alhamdulillah hasilnya negatif semua,” pungkas Romi.

Penulis: Maya

Editor: Dedy

Comments (0)
Add Comment