Maulid Nabi di Kampung Meleset Jadi Momentum Perkuat Kepedulian
- account_circle admin
- calendar_month 9 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PANGKALPINANG — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kampung Meleset, Kota Pangkalpinang, tidak hanya menjadi momentum memperingati kelahiran Rasulullah, tetapi juga menjadi ajang masyarakat memperkuat kepedulian terhadap lingkungan, menjaga persatuan, dan menciptakan suasana yang aman, serta tertib.
Wakil Wali Kota Pangkalpinang Dessy Ayutrisna, saat menghadiri kegiatan tersebut mengapresiasi konsistensi masyarakat Kampung Meleset yang setiap tahun menggelar peringatan Maulid Nabi.
“Saya datang tahun kemarin. Ini saya lihat tahun ini tendanya semakin panjang, dari ujung ke ujung. Kalau tahun kemarin kayaknya dak sampai ujung. Dari ujung, alhamdulillah. Semakin memeriahkan hari kelahiran Nabi kita,” ujar Dessy, Selasa (25/8/2026).
Namun, ia mengingatkan agar peringatan Maulid Nabi tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial tahunan. Momentum tersebut, kata dia, harus menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mengevaluasi diri, dan menerapkan keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
Dessy menyebut sejumlah sifat Nabi Muhammad SAW yang dapat menjadi teladan, di antaranya penyayang, lemah lembut, menjunjung tinggi persatuan dan persaudaraan, serta memiliki semangat gotong royong.
“Dan hendaknya momen ini tidak hanya dijadikan momen seremonial setiap tahun, tapi harusnya setiap tahun kita evaluasi diri apakah kita sudah meneladani sifat-sifat Nabi Muhammad,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Dessy juga menyoroti persoalan kebersihan lingkungan. Ia mengatakan Pemerintah Kota Pangkalpinang saat ini tengah memberikan perhatian terhadap kebersihan kota, namun upaya tersebut membutuhkan dukungan dan partisipasi masyarakat.
Ia meminta warga Kampung Meleset dan sekitarnya tidak membuang sampah sembarangan, terutama di lahan-lahan kosong yang berpotensi menjadi tempat pembuangan sampah.
“Kami, Pemerintah Kota Pangkalpinang, saat ini fokus untuk kebersihan kota. Tetapi kami tidak bisa bekerja sendiri, Bapak, Ibu. Harus dan perlu partisipasi dari warga,” ujarnya.
Dessy mengatakan masih ditemukan sejumlah titik yang menjadi lokasi pembuangan sampah sembarangan. Ia berharap masyarakat ikut mengawasi lingkungan dan mengingatkan apabila menemukan tindakan tersebut.
Menurutnya, kebersihan lingkungan harus dimulai dari tingkat paling kecil, yakni kampung, kelurahan hingga kecamatan.
“Kalau setiap kampung, setiap kelurahan, setiap kecamatan itu bersih, Kota Pangkalpinang pasti bersih. Karena apa? Karena dari kecil-kecil ini jadi besar,” katanya.
Selain kebersihan, Dessy mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Ia meminta warga tidak mudah terprovokasi oleh berbagai isu yang sedang ramai atau viral.
“Mari sama-sama kita tidak mudah terpancing oleh isu-isu yang sedang viral. Kita harus menjaga ketertiban, keamanan, dan situasi aman dan tertib,” tuturnya.
Ia secara khusus meminta para orang tua dan tokoh masyarakat ikut berperan menjaga suasana kondusif di lingkungan masing-masing.
Dessy juga memohon doa dan dukungan para orang tua serta sesepuh masyarakat untuk Pemerintah Kota Pangkalpinang agar dapat terus melakukan pembenahan dan memenuhi harapan masyarakat.
“Kami mohon doanya untuk Kota Pangkalpinang karena doa orang tua inilah yang menembus langit,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Dessy juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Pangkalpinang masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah, termasuk persoalan penerangan jalan.
Ia mengakui masih terdapat beberapa titik yang membutuhkan lampu penerangan. Namun, pemerintah terus melakukan pembenahan secara bertahap dengan mempertimbangkan penggunaan anggaran secara tepat.
“Banyak yang sangat-sangat kurang: lampu, lampu jalan, macam-macam tuh kurang. Tetapi kami terus berusaha karena juga kita pakai duit pemerintah dak pacak sembarangan,” katanya.
Dessy menyebut beberapa titik telah mulai dipasangi lampu dan berharap pemasangan tersebut dapat terus dilanjutkan sehingga lingkungan masyarakat menjadi lebih terang dan nyaman.
Ia pun kembali mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan, keamanan dan ketertiban sebagai bagian dari upaya membangun Kota Pangkalpinang.
“Yang penting mari kita sama-sama menjaga ketertiban, keamanan, kebersihan agar Kota Pangkalpinang ini lebih maju lagi. Dan harapan-harapan masyarakat terhadap kami juga bisa terpenuhi,” katanya.
Penulis: Maya
Editor: Dedy





- Penulis: admin






Saat ini belum ada komentar