Zikir dan Doa Dilantunkan pada Malam Hari Jadi Pangkal Pinang

IMG-20260917-WA0019
IMG-20260917-WA0021
IMG-20260917-WA0020
IMG-20260917-WA0017
IMG-20260917-WA0018
PANGKAL PINANG, DISKOMINFO — Ratusan jemaah dari berbagai wilayah di Kota Pangkal Pinang melaksanakan zikir dan doa kebangsaan bersama di Masjid Agung Kubah Timah, Kamis (17/9/2026) malam.
Kegiatan kerohanian tersebut menjadi salah satu bagian dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-269 Kota Pangkal Pinang yang digelar Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pangkal Pinang, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Pangkal Pinang dan Pengurus Masjid Agung Kubah Timah.
Wali Kota Pangkal Pinang, Prof. Saparudin, mengajak masyarakat untuk terus menjaga dan memelihara kota. Menurutnya, salah satu bentuknya dapat diwujudkan melalui kegiatan zikir dan doa.
“Mari memelihara bumi Pangkal Pinang, salah satunya berzikir malam ini,” katanya.
Wali Kota mengatakan, zikir merupakan bentuk mengingat Allah. Dengan memperbanyak zikir, ia berharap masyarakat Kota Pangkal Pinang mendapatkan keberkahan, sehingga kehidupan masyarakat ke depan semakin sejahtera.
“Zikir itu mengingat Allah. Insyaallah, Allah akan memberikan berbagai kenikmatan, sehingga masyarakat Kota Pangkal Pinang ke depan semakin sejahtera,” ujarnya.
Ia juga meminta MUI Pangkal Pinang untuk terus menggelar kegiatan zikir dan mengajak masyarakat beribadah di masjid-masjid, sehingga zikir tidak hanya dilakukan dalam momentum peringatan hari jadi.
“Terima kasih, mudah-mudahan zikir tidak hanya malam ini. Saya minta MUI sering ke masjid-masjid mengajak masyarakat berzikir. Kalau kita ingat kepada Allah, Allah akan ingat kepada kita,” tuturnya.
Wali Kota yang akrab disapa Prof. Udin ini juga menekankan pentingnya kepedulian terhadap anak yatim dan masyarakat kurang mampu melalui zakat dan infak.
Ia berharap Baznas dapat memperluas jangkauan pengumpulan zakat hingga tingkat kelurahan dan masjid, bahkan mendatangi rumah-rumah masyarakat jika diperlukan.
“Kewajiban berinfak menjadi bagian penting dalam memperkuat keimanan, sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Kegiatan zikir dan doa kebangsaan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, Wakil Wali Kota Pangkalpinang Dessy Ayutrisna, Ketua TP PKK Kota Pangkalpinang Susanti Saparudin, sejumlah kepala Perangkat Daerah, serta perwakilan organisasi masyarakat Islam di
 Pangkal Pinang.
Dalam kegiatan tersebut, juga dilakukan penyerahan santunan kepada 269 anak yatim dan piatu secara simbolis. Sertifikat halal juga diserahkan kepada pelaku UMKM sebagai bagian dari program pemberdayaan dan pendampingan masyarakat di Pangkal Pinang.
Sementara itu, Ketua MUI Kota Pangkalpinang KH Zainuddin Alwi mengatakan, zikir dan doa menjadi salah satu cara untuk mengenang jasa para pahlawan dan pejuang, sekaligus menyukuri kemerdekaan, serta perjalanan Pangkalpinang.
“Alangkah baiknya mengenang jasa pahlawan dan pejuang di Pangkalpinang dirayakan dengan berzikir dan berdoa,” ujarnya.
Wakil Ketua Baznas Pangkal Pinang H. Paidi mengatakan, santunan tersebut pada awalnya direncanakan untuk diberikan kepada 81 orang dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Namun, setelah dilakukan koordinasi dengan Pemerintah Kota Pangkalpinang, jumlah penerima kemudian disesuaikan menjadi 269 orang sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-269 Kota Pangkalpinang.
“Awalnya dalam rangka merayakan kemerdekaan, BAZNAS siap memfasilitasi santunan 81 orang. Setelah koordinasi dengan Pemkot sekalian hari jadi 269 orang,” katanya.
Paidi menyebut, pemberian santunan tersebut merupakan salah satu bentuk realisasi kepedulian para muzaki yang telah mempercayakan kelebihan hartanya melalui Baznas Pangkal Pinang untuk disalurkan kepada umat.
“Terima kasih kepada para muzaki yang menitipkan kelebihan harta di Baznas Kota Pangkal Pinang untuk umat,” ujarnya.
Penulis : Benny
Editor : Dedy
Comments (0)
Add Comment