PANGKAL PINANG — Gerakan Jumat Asri Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkal Pinang pekan ini, dimanfaatkan Wali Kota Prof. Saparudin untuk meninjau langsung lokasi tempat pembuangan sampah liar, di kawasan jalan Teluk Bayur, Jumat (30/10/2026).
Dipilihnya kawasan ini, dikarenakan menjadi lokasi rawan dijadikan tempat pembuangan sampah liar. Hal itu pun terlihat di kiri dan kanan jalanan terdapat tumpukan sampah, walaupun tidak ada perumahan warga.
Wali Kota pun langsung menginstruksikan penurunan alat berat ekskavator (PC) untuk membersihkan lokasi tersebut, dan sementara akses jalan akan ditutup. Penurunan alat berat untuk mengangkat sampah material bangunan.
“Setelah gotong royong ini kita akan menggunakan alat berat PC, karena sampah-sampah di sini banyak bahan material bangunan, ada serpihan kaca, plafon juga. Dan setelah itu jalan akan kita tutup sementara,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pangkal Pinang Fahrizal mengatakan, pihaknya akan menutup tutup jalan tersebut agar ke depan masyarakat dapat lebih nyaman ketika memanfaatkan jalan, baik untuk aktivitas kendaraan, maupun berolahraga.
“Sementara ini setelah dibersihkan, di-PC kita akan tutup akses jalannya agar nanti bisa dimanfaatkan lagi oleh masyarakat yang melintasi jalan ini untuk pergi mancing dan olahraga,” ujarnya.
Aksi gotong royong menurut Fahrizal akan terus digalakkan. Pemkot Pangkal Pinang akan tetap berkoordinasi dengan camat dan lurah-Lurah untuk menentukan daerah mana yang harus dibersihkan, dan menjadi prioritas.
“Kita akan koordinasi dengan Pak Camat dan Lurah untuk bersama-sama berkoordinasi daerah mana yang harus kita bersihkan,” pungkasnya.
Penulis: Eka
Editor: Dedy