Pemkot Perkuat Pembangunan dan Mutu Pendidikan, Misi Wujudkan Pangkalpinang Cerdas

WhatsAppImage2026-05-04at1337562
WhatsAppImage2026-05-04at1337561
WhatsAppImage2026-05-04at133756
WhatsAppImage2026-05-04at1337563

PANGKALPINANG, DISKOMINFO – Pembangunan dan mutu pendidikan di Pangkalpinang menjadi fokus utama Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang. Hal ini dilihat dari persiapan pembangunan sejumlah sekolah baru, serta penguatan kualitas tenaga pengajar.

Komitmen ini ditegaskan Wali Kota Pangkalpinang Prof. Saparudin, usai menjadi pembina upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Halaman Kantor Wali Kota, Senin (4/5/2026).

“Insyaallah tahun ini dari sisi infrastruktur kita akan mendirikan SMPN 11, kemudian melalui pemerintah provinsi kita usulkan pembangunan SMKN 5. Mudah-mudahan tahun depan kita usulkan dan siapkan SMPN 12 karena kita masih kekurangan dua SMP lagi,” katanya.

Selain pembangunan fisik, perhatian juga diarahkan pada pemenuhan dan peningkatan kualitas tenaga pengajar. Pemerintah kota, lanjutnya, tengah melakukan rekrutmen guru melalui jalur CPNS serta meningkatkan kapasitas guru melalui berbagai program pelatihan.

“Kemudian tenaga pengajar, guru-guru kita kali ini ada rekrutmen guru CPNS, dan juga guru-guru yang ada dilakukan program-program pelatihan kepada guru kita. Kita akan melakukan penyegaran kepada kepala sekolah dan guru-guru agar mereka lebih bersemangat di dalam mengajar dan mendidik para murid,” ujarnya.

Wali Kota juga menegaskan status kepegawaian guru dari berbagai status, baik PNS maupun PPPK, akan tetap dipertahankan dan diperkuat guna memastikan keberlangsungan proses belajar mengajar. Menurutnya, kebutuhan guru harus terus dipenuhi seiring adanya pensiun dan penambahan jumlah sekolah.

“Jadi ada statusnya guru PNS, ada PPPK juga ada yang PPPK paruh waktu, dan itu semua kita pertahankan, karena guru ini harus kita tingkatkan terus. Tadi ada pensiun, tentu kita cari terus, karena sekolah tidak boleh kosong guru,” katanya.

Upaya pemerataan mutu pendidikan juga dilakukan melalui rotasi kepala sekolah dan tenaga pendidik. Kebijakan ini diharapkan mampu menghilangkan kesenjangan kualitas antar sekolah di Pangkalpinang.

“Kepala sekolah kita rotasikan agar program pemerataan mutu pendidikan berjalan. Sehingga sekolah-sekolah memiliki mutu yang sama, masyarakat tidak memilih di satu sekolah tertentu, tidak perlu mencari jauh-jauh, cukup di dekatnya dan sekolahnya kita jamin mutunya,” pungkasnya.

Penulis : Choi/Maya
Editor : Dedy

Comments (0)
Add Comment