Pemkot Pangkalpinang Kawal UMKM Perikanan Berstandar Internasional

IMG-20260304-WA0019
IMG-20260304-WA0016
IMG-20260304-WA0017
IMG-20260304-WA0018

PANGKALPINANG, DISKOMINFO – Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, menghadiri penyerahan Sertifikat Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP) bagi pelaku usaha kelautan dan perikanan asal Kota Pangkalpinang, yang digelar di Smart Room Center Lantai 2 Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Rabu (04/03/26).

Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang bersama Bank Indonesia dan Balai Mutu Kelautan dan Perikanan dalam mendorong peningkatan standar mutu produk UMKM sektor kelautan dan perikanan.

Dalam sambutannya, Prof. Saparudin atau Prof. Udin menegaskan, pelatihan dan sertifikasi HACCP sangat penting untuk menjamin kualitas produk yang dihasilkan pelaku usaha.

“BI dan Balai Mutu telah merespons keinginan Pemerintah Kota Pangkalpinang untuk memberikan pelatihan jaminan mutu produk perikanan dan kelautan. Ini penting untuk menjamin produk-produk yang dihasilkan UMKM memiliki standar mutu nasional maupun internasional,” ujarnya.

Menurutnya, pemenuhan standar tersebut menjadi modal utama agar produk UMKM mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

“Dengan terpenuhinya standar mutu ini, baik nasional maupun internasional, pelaku usaha bisa mengekspor produk-produk mereka ke pasar global,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan, berdasarkan informasi dari pihak Badan Mutu KKP, sejumlah pelaku usaha Pangkalpinang telah berhasil memperoleh kontrak pengiriman ke luar negeri.

“Saya tadi mendapat informasi bahwa beberapa pelaku usaha kita sudah mendapatkan kontrak pengiriman, baik ke Singapura maupun ke Eropa,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, sebanyak sembilan pelaku usaha menerima sertifikat HACCP. Pemerintah Kota Pangkalpinang memastikan akan terus melakukan pembinaan dan pendampingan agar lebih banyak UMKM dapat memenuhi standar yang dipersyaratkan.

“Dari sembilan ini nanti juga kita lakukan pembinaan dan pendampingan agar produk-produk mereka bisa benar-benar menembus pasar internasional,” jelas Prof. Udin.

Ia menegaskan, program pelatihan dan sertifikasi akan terus diupayakan secara berkelanjutan agar semakin banyak pelaku usaha kelautan dan perikanan di Pangkalpinang yang mengantongi sertifikat HACCP.

“Kita akan upayakan terus agar setiap tahun bisa melaksanakan pelatihan seperti ini, sehingga semakin banyak UMKM kita yang mengantongi HACCP,” katanya.

Penulis : Benny/Maya

Editor : Dedy

Comments (0)
Add Comment