Bunda PAUD Pangkalpinang Dukung Sinergi Bersama YAMI dalam Penguatan Literasi Anak Usia Dini

WhatsAppImage2026-05-20at1152061
WhatsAppImage2026-05-20at115207
WhatsAppImage2026-05-20at115206
WhatsAppImage2026-05-20at1152071

PANGKALPINANG, DISKOMINFO – Bunda PAUD Kota Pangkalpinang, Hj. Susanti Saparudin, S.E., menegaskan pentingnya penguatan literasi dan numerasi sejak usia dini dalam Workshop Penguatan Literasi dan Numerasi bagi Guru dan Penggerak Literasi Jenjang PAUD Kota Pangkalpinang yang diselenggarakan Yayasan Adham Mirranda Indonesia (YAMI), di Aula Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (20/5/2026).

Bunda Susanti menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada YAMI atas kepedulian dan dedikasi nyata dalam mendukung dunia pendidikan, khususnya bagi guru PAUD dan penggerak literasi di Kota Pangkalpinang.

“Terima kasih atas kepedulian, inisiatif dan dedikasi nyata dalam penyelenggaraan program pendidikan ini. Sinergi dan kolaborasi seperti ini adalah bukti nyata tanggung jawab bersama dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, terutama generasi emas di Pangkalpinang,” ujarnya.

Ia mengatakan, masa usia dini merupakan fase emas pertumbuhan anak sehingga stimulasi yang diberikan akan menjadi pondasi penting dalam perkembangan mereka di masa depan.

Menurutnya, literasi dan numerasi tidak hanya dimaknai sebatas kemampuan membaca, menulis dan berhitung, melainkan juga menanamkan kemampuan berpikir kritis dan memecahkan masalah melalui metode pembelajaran yang menyenangkan.

“Di tingkat PAUD, kita sedang membangun dasar kemampuan anak untuk berpikir, mengenal lingkungan dan menyelesaikan persoalan sederhana dengan cara yang ceria dan sesuai dunia anak,” katanya.

Ia juga menekankan peran guru PAUD sebagai ujung tombak dalam membentuk karakter dan kemampuan dasar anak-anak. Karena itu, kegiatan penguatan kapasitas guru dinilai sangat penting agar strategi pembelajaran terus berkembang mengikuti kebutuhan pendidikan saat ini.

“Melalui kegiatan ini saya berharap kita dapat saling bertukar pikiran, memperbarui strategi pembelajaran dan menyamakan persepsi agar literasi dan numerasi dikenalkan kepada anak-anak dengan cara yang menyenangkan. Mari kita saling bergandengan tangan dan memperkuat sinergi demi mewujudkan generasi yang cerdas,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Adham Mirranda Indonesia, Nana Adham Murry mengatakan, YAMI hadir sebagai yayasan yang bergerak di berbagai bidang, salah satunya pendidikan dan pemberdayaan perempuan. Ia menyebut masih banyak tantangan dalam dunia pendidikan, khususnya pada jenjang PAUD, termasuk keterbatasan akses pelatihan bagi guru PAUD dan penggerak literasi.

“Guru PAUD adalah pondasi awal kemampuan anak. Namun sampai saat ini masih banyak keterbatasan akses pelatihan dan penguatan kapasitas bagi mereka. Karena itu penguatan literasi pendidikan menjadi salah satu fokus program kami,” katanya.

Nana berharap adanya sinergi dan kolaborasi bersama pemerintah daerah agar program-program yang menyasar masyarakat dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang, Darwin turut menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menilai workshop ini menjadi langkah positif dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui penguatan kompetensi guru dan tenaga pendidik.

“Dengan kegiatan ini tentu dapat membuka wawasan melalui materi dari para narasumber. Ending-nya adalah untuk peserta didik kita. Apa yang dipelajari hari ini nantinya diterapkan untuk anak-anak didik kita. Jadi kita harus terus meng-update pengetahuan,” ujarnya.

Penulis : Ira/Seftia
Editor : Dedy/Ira

Comments (0)
Add Comment